Mengenal Lebih Lanjut Mikoriza.
Kegiatan Penambangan khususnya Tambang terbuka selalu dimulai dengan membuka lahan dan Vegetasinya (land clearing). Kegiatan ini dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, salah satunya adalah menurunnya tingkat kesuburan tanah.
Untuk mengendalikan dampak tersebut, maka perlu menerapkan metode dan tahapan reklamasi yang tepat pada lahan yang terdegradasi, yang bertujuan tidak saja untuk memperbaiki kondisi lahan yang Marjinal, tetapi dalam jangka panjang diharpkan dapat memperbaiki kondisi Iklim Mikro di dalam kawasan Revegetasi. Melalui implementasi mikoriza pada kegiatan prareklamasi (Pembibitan), maka pertumbuhan vegetasi di lahan bekas tambang dapat tumbuh Optimal.
Apa yang dimaksud Dengan Mikoriza?
Mikoriza merupakan Jamur / Cendawan / fungi yang hidup bersimbiosis mutualisme atau sering disebut kerjasama saling menguntungkan dengan sistem perakaran tanaman (inang). Ada juga yang bersimbiosis dengan Rizoid (akar semu) jamur. Hubungan tersebut memberikan keuntungan baik untuk cendawan maupun tanaman.
Secara umum, Mikoriza dapat dikelompokkan atas dua kelompok besar yakni Ektomikoriza dan Endomikoriza (selanjutnya disebut Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA).
Manfaat Mikoriza.
Implementasi Mikoriza di pembibitan mempunyai manfaat sebagai berikut :
1. Memacu Pertumbuhan Bibit Sehingga menigkatkan persentasi yang hidup di persemaian maupun saat tanaman di lapangan.
2. Meningkatkan Ketahanan Tanaman, Terhadap stres air dan serangan penyakit akar.
3. Mereduksi Penggunaan pupuk kimia di persemaian, khususnya phospat.
4. Mengurangi biaya pengolahan apabila dilakukan di awal kegiatan persemaian.
Kemudahan Implementasinya karena hanya dilakukan satu kali. Akan menambah tingkat kesuburan tanah secara tidak langsung. Ramah Lingkungan, karena tidak meniggalkan residu tanah, Mengingat begitu pentingnya fungsi dan manfaat Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dalam menjaga keseimbangan ekosistem maka penguasaan pengetahuan dan pengembangan akan fungi ini menjadi sangat penting oleh PT.BA, tentunya akan lebih menghemat biaya kalau dikembangkan sendiri dibandingkan membeli Mikoriza siap pakai.
Meskipun Mikoriza bukanlah satu-satunya teknologi untuk mencapai pertumbuhan Optimal pada tanaman revegetasi tetapi mikoriza bisa dijadikan sebagai salah satu metode rehabilitasi dan revegetasi yang di terapkan PT.BA untuk meningkatkan keberhasilan dalam rehabilitasi dan revegetasi lahan pasca tambang sebagi jalan keluar terhadap kendala pertumbuhan tanaman Revegetasi di lapangan.
Baca Juga Artikel Menarik lainnya : Kegiatan Penambangan khususnya Tambang terbuka selalu dimulai dengan membuka lahan dan Vegetasinya (land clearing). Kegiatan ini dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, salah satunya adalah menurunnya tingkat kesuburan tanah.
Untuk mengendalikan dampak tersebut, maka perlu menerapkan metode dan tahapan reklamasi yang tepat pada lahan yang terdegradasi, yang bertujuan tidak saja untuk memperbaiki kondisi lahan yang Marjinal, tetapi dalam jangka panjang diharpkan dapat memperbaiki kondisi Iklim Mikro di dalam kawasan Revegetasi. Melalui implementasi mikoriza pada kegiatan prareklamasi (Pembibitan), maka pertumbuhan vegetasi di lahan bekas tambang dapat tumbuh Optimal.
Apa yang dimaksud Dengan Mikoriza?
Mikoriza merupakan Jamur / Cendawan / fungi yang hidup bersimbiosis mutualisme atau sering disebut kerjasama saling menguntungkan dengan sistem perakaran tanaman (inang). Ada juga yang bersimbiosis dengan Rizoid (akar semu) jamur. Hubungan tersebut memberikan keuntungan baik untuk cendawan maupun tanaman.
Secara umum, Mikoriza dapat dikelompokkan atas dua kelompok besar yakni Ektomikoriza dan Endomikoriza (selanjutnya disebut Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA).
Manfaat Mikoriza.
Implementasi Mikoriza di pembibitan mempunyai manfaat sebagai berikut :
1. Memacu Pertumbuhan Bibit Sehingga menigkatkan persentasi yang hidup di persemaian maupun saat tanaman di lapangan.
2. Meningkatkan Ketahanan Tanaman, Terhadap stres air dan serangan penyakit akar.
3. Mereduksi Penggunaan pupuk kimia di persemaian, khususnya phospat.
4. Mengurangi biaya pengolahan apabila dilakukan di awal kegiatan persemaian.
Kemudahan Implementasinya karena hanya dilakukan satu kali. Akan menambah tingkat kesuburan tanah secara tidak langsung. Ramah Lingkungan, karena tidak meniggalkan residu tanah, Mengingat begitu pentingnya fungsi dan manfaat Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dalam menjaga keseimbangan ekosistem maka penguasaan pengetahuan dan pengembangan akan fungi ini menjadi sangat penting oleh PT.BA, tentunya akan lebih menghemat biaya kalau dikembangkan sendiri dibandingkan membeli Mikoriza siap pakai.
Meskipun Mikoriza bukanlah satu-satunya teknologi untuk mencapai pertumbuhan Optimal pada tanaman revegetasi tetapi mikoriza bisa dijadikan sebagai salah satu metode rehabilitasi dan revegetasi yang di terapkan PT.BA untuk meningkatkan keberhasilan dalam rehabilitasi dan revegetasi lahan pasca tambang sebagi jalan keluar terhadap kendala pertumbuhan tanaman Revegetasi di lapangan.
Tips Agar Cepat Hamil
SAMSUNG Galaxy Grand Neo - White

Tidak ada komentar:
Posting Komentar